Skip to main content

Posts

Featured

Kenangan Lumpang-Alu Besiku

Seperti biasanya, setelah salat subuh aku mengunjungi tanaman-tanaman di belakang rumahku yang super luas, ukuran 3 X 3 meter persegi😀. Sejak  work-from-home  aku memang punya hobi baru, yaitu bercocok tanam. Hari ini aku harus memindahkan hasil semaian benih timunku yang akan segera siap tanam. Aku ingat aku belum menyiapkan media tanamnya. Sekam bakar dan pupuk kandang memang selalu ada untuk stok. Namun, tanahnya masih harus disiapkan karena bentuknya masih bongkahan. (Maklum, baru ambil dari lahan kosong di depan rumah). Jadi, tadi pagi aku memasukkan tanah bongkahan sedikit demi sedikit ke dalam ember semen dan mulai menumbuknya. Tujuannya agar hancur dan dapat dicampur dengan media tanam yang lain.  "Duk duk...duk duk...duk duk!!!" tanah di tengah ember mulai hancur dan kian menipis. Kemudian, yang di pinggir-pinggir menjadi terdesak meninggi, lalu luruh ke tengah. Bagian tengah menjadi penuh lagi dan aku tumbuk lagi sampai hancur dan menipis. Begitu seterusnya...

Latest Posts

Maskerku dan Dastermu

Ungkapan Hati Seorang Ibu

Apa yang Telah Kukorbankan?

Bercocok tanam bak membesarkan anak sendiri